Alasan Pemain Medhi Benatia Hengkang Dari Juventus


Alasan Pemain Medhi Benatia Hengkang Dari Juventus

Alasan Pemain Medhi Benatia Hengkang Dari Juventus

Mantan pemain bek Juventus Medhi Benatia, dalam beberapa kesempatan lalu sempat mengungkapkan. Alasannya kenapa hengkang dari Juventus, dan memilih klub Qatar Al-Duhail saat ini. Salah satu alasan terkuat ialah, ketidak sukaan dari Allergi kepada dirinya pada saat itu.

Diketahui pada januari 2019 lalu, Allergi sudah mulai tidak tertarik untuk memainkan pemain berusia 33 tahun tersebut. Selain itu rumor yang beredar di kalangan petinggi Juventus, Benatia telah menuduh mantan pelatihnya saat itu. Sehingga membuatnya bisa melanggar perjanjian, dengan kontraknya bersama Bianconeri

Kepada Goal.com, pemain berkebangsaan Maroko tersebut. Menilai, jika Allergi merupakan pelatih yang cukup hebat. Ia merasa tidak memiliki masalah dengannya maupun orang lain, tetapi Allergi yang mmbuat Benatia melanggar janji tersebut. Hal ini di ketahui Medhi Benatia, ketika selama 4 laga pertandingan, ia tak sama sekali di mainkan oleh sang pelatih.

Mengingat apabila pemain tersebut, menjadi salah satu pemain utama lini belakang dari Juventus musim itu. Padahal waktu itu, benatia baru memberikan kontribusi yang cukup bagus untuk Bianconeri. Dengan mencetak dua gol di Final Coppa Italia, dan langsung menanyakan tentang pembaharuan kontraknya bersama Juventus.

Pemain yang di datangkan dari Bayern Munich tersebut, menilai jika Juventus akan menjadi klub yang sangat ditakuti di Italia. Apabila kursi kepelatihan masih di pegang oleh Maurizio Sarri.

Benatia senang Juventus di tunggangi pelatih hebat Maurizio Sarri

Dalam kesempatan tersebut, ia juga merasa cukup senang. Ketika Juventus saat ini di tunggangi oleh pelatih hebat Maurizio Sarri. Bahkan, Sarri dianggap memiliki kualitas yang tak kalah dengan pelatih top lainnya. Ide-ide yang di berikan oleh sang pelatih, sangatlah bermanfaat bagi Juventus. Untuk bisa mencapai apa yang di inginkan oleh para petinggi Bianconeri tersebut.

Meskipun perubahan yang di lakukan oleh Sarri dirasa cukup rumit. Namun, Benatia menilai jika hal tersebut. Merupakan sesuatu yang wajar, apabila pihak klub ingin mencapai kekasta yang jau lebih tinggi lagi. Sehingga perlu proses dan waktu yang tidak sebentar, untuk mencapai hal tersebut.

Previous Manuel Lazzari, Lazio Pantas Mendapatkan Scudetto Musim Ini

Next Gennaro Gattuso Tetap Berikan Support Ditengah Pandemi

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *