BerandaLiga Inggris5 Pemain Arsenal Yang Karirnya Dirusak Cedera

5 Pemain Arsenal Yang Karirnya Dirusak Cedera

Bisa dibilang bahwa Arsenal saat ini adalah tim paling sial di dunia. Bagaimana tidak, sederet masalah datang beruntun untuk mengacaukan musim mereka yang sudah buruk.

Masalah terbesar tentu saja adalah masalah cedera. Menurut whoscored, setidaknya ada 8 pemain The Gunners saat ini yang berada di meja perawatan, termasuk Pablo Mari dan Bernd Leno yang baru saja cedera di dua laga awal mereka pasca lockdown.

Kondisi itu diperburuk dengan performa tim saat ini yang memburuk sementara beberapa pemain bermasalah dengan kontrak mereka karena pengunduran kompetisi akibat pandemi coronavirus.

Praktis laporan dari SunSport kini melaporkan bahwa Arsenal akhirnya harus mengambil keputusan sulit untuk memperpanjang kontrak empat pemain mereka yakni Mari, David Luiz, Dani Ceballos dan Cedric Soares.

Padahal Mari tengah cedera, Luiz tukang blunder, Ceballos tak benar-benar sesuai ekspektasi, sedangkan Soares malah belum pernah dimainkan.

Dan sejarah mencatat bahwa Arsenal memang sering bermasalah dengan masalah cedera dan membuat beberapa pemain ternama mereka rusak karirnya akibat cedera.

Berikut 5 mantan pemain Meriam London yang karirnya dirusak oleh cedera, no 4 padahal disebut sebagai bakat terbesar Inggris!

  1. Abou Diaby

Ketimbang diingat soal performanya untuk Arsenal, fans klub pasti akan lebih mengingat bagaimana gelandang Prancis ini lebih banyak menghabiskan waktunya di ruang perawatan.

Selama di Arsenal, Diaby cedera hingga 18 kali! Padahal dia didatangkan dari Auxere senilai £2 juta atau 35,4 miliar rupiah karena dipandang sebagai penerus Patrick Vieira.

‘Kemampuannya untuk memenangkan bola kembali sama seperti Vieira. Ia mampu melakukan transisi yang sangat cepat dari pertahanan ke serangan dan memiliki kekuatan yang fantastis sebagai gelandang box to box.

Tidak ada yang bisa menyainginya. Diaby sedikit lebih ofensif daripada Vieira tetapi ketika ia bermain peran yang lebih defensif dia sangat mirip (dengan Viera),’ puji Arsene Wenger kala itu.

  1. Eduardo da Silva

Sementara itu, Eduardo Silva didatangkan sebagai suksesor pemain kunci lain Arsenal, Thierry Henry.  Sebelum bergabung ke raksasa London, penyerang Brasil menikmati musim luar biasa di Dinamo Zagreb di mana ia mencetak 41 gol hanya dalam 49 penampilan.

Itu adalah penampilannya melawan Arsenal dalam pertandingan Liga Champions yang menarik perhatian Wenger, manajer Prancis itu berkata,

‘Saya langsung tahu bahwa dia istimewa. Sejarahnya banyak, seorang pemuda Brasil yang beradaptasi dengan negara yang sama sekali berbeda, jadi saya percaya dia akan cepat beradaptasi dengan Arsenal.’

Karir Eduardo sebenarnya cukup sukses. Tapi fans Arsenal akan selalu ingat cedera mengerikan yang dideritanya pada 23 Februari 2008 melawan pemain Birmingham City Martin Taylor.

Cederanya membuat The Gunners kehilangan fokus dan kalah perburuan gelar musim itu. Dia mengakhiri karirnya di Arsenal dengan 21 gol dan 17 assist dari 68 penampilan. Meskipun dia bermain untuk Shakhtar Donetsk dan Flamengo, dia tidak pernah benar-benar mencapai potensi penuhnya.

  1. Thomas Rosicky

Tomas Rosicky secara luas dianggap sebagai pemain Arsenal terbaik yang pernah memakai jersey No. 7. Seandainya bukan karena cedera yang berulang, pemain berjuluk Little Mozart itu akan mencatatkan sejarah lebih besar di London Utara.

Rosicky sangat mengesankan bagi Republik Ceko selama kualifikasi Piala Dunia 2006, dan Arsene Wenger bergerak lebih awal untuk mengamankan tanda tangannya.

Beberapa tahun awal Rosicky di Arsenal melihat dia terus membaik, tetapi cedera pada 26 Januari 2008 menjadi penampilan terakhirnya untuk klub sampai September 2009.

Karier Rosicky di Arsenal dirusak oleh cedera saat ia melewatkan total 990 hari untuk rehabilitasi. Dengan mengalami robek tendonnya di lututnya pada 2008. Sejak itu setiap ia kembali ke performanya, dia akhirnya akan cedera lagi, sehingga menghentikan kemajuannya.

  1. Jack Wilshere

Setiap fans Arsenal akan ingat laga pada 16 Februari 2011 di mana Wilshere menunjukkan kinerja luar biasa saat Arsenal mengalahkan Barcelona 2-1, dengan pemain Inggris itu mengalahkan pemain seperti Andreas Iniesta dan Xavi Hernandez.

Setelah penampilan itu, Stewart Robson menggambarkan Wilshere sebagai

‘talenta Inggris terbaik sejak Paul Gascoigne.’ Sementara Xavi menyebutnya bahwa tanpa cedera mungkin ia bisa menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa.

Sayang permainan Wilshere terus turun secara signifikan di setiap musimnya karena cedera. Itu dikombinasikan dengan beberapa masalah pribadi yang membuatnya keluar dari tim Arsenal secara teratur.

Seandainya cedera tidak mengganggu karirnya, ia mungkin telah menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah bermain untuk Arsenal.

  1. Santi Cazorla

Santi Cazorla mungkin adalah gelandang terbaik Arsenal dalam waktu yang lama dan sementara tiga tahun pertamanya di klub melihatnya memainkan peran instrumental, ia nyaris tidak tampil untuk Arsenal dalam tiga tahun terakhir karena cedera Achilles yang serius.

Waktu permainan pemain Spanyol itu berkurang secara serius pada musim 15/16 dan 16/17, dan ia menjalani seluruh musim 17/18 tanpa bermain untuk Arsenal.

Cederanya terjadi pada tahun 2016 dan segalanya tampak sangat buruk baginya sehingga dokter mengatakan kepadanya bahwa dia beruntung jika dia bisa berjalan lagi.

Beruntung usai vonis dokter itu, kini sang pemain masih bisa menghidupkan kembali karirnya di La Liga bersama Villarreal.

Melissahttps://liputanbola.id
Olahraga sepak bola merupakan cabang olahraga yang paling penting buat Saya.. Bahan pembicaraan buat dijadikan berita itu, tidak ada habisnya.. soo.. jangan ketinggalan informasi terupdate buat hari ini ya... stay tune Gan ~
Berita Bola Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini