1 Hal Keraguan Scholes Dibalik Pujiannya Kepada Bruno


1 Hal Keraguan Scholes Dibalik Pujiannya Kepada Bruno

1 Hal Keraguan Scholes Dibalik Pujiannya Kepada Bruno

Bruno Fernandes sudah membawa angin segar ke Manchester United. Paul Scholes pun memuji, tapi masih ada yang dirisaukan si legenda lini tengah Setan Merah.

Bruno Fernandes sang motor MU

Manchester United sedang melewati periode tidak terkalahkan sepanjang 11 pertandingan di seluruh kompetisi. Mayoritas di antaranya terjadi setelah Bruno Fernandes direkrut pada bursa musim dingin.

Dalam catatan Whoscored, Bruno Fernandes sudah sembilan kali tampil buat The Red Devils dengan mencatatkan tiga gol dan empat assist sejauh ini. Scholes menyebut sosoknya sebagai figur kunci yang memang dibutuhkan United.

Mereka (MU) kekurangan aspek kualitas di lini tengah dan sejak datang, ia sudah menjadi solusi hal tersebut. Ia bisa mengoper ke rekan-rekannya, ia punya tembakan bagus, dan ia juga kelihatan punya kemampuan memimpin. United sudah kekurangan hal tersebut, kata Scholes dalam wawancara dengan BBC.

Keraguan Scholes pada Bruno

Di sisi lain, Scholes masih punya sedikit kerisauan. Bruno Fernandes memang tampak sangat oke dalam memainkan peranan pemain nomor 10, tapi bagaimana jika ia pada satu waktu harus tampil sebagai pemain nomor 8 dalam skema dua gelandang tengah?

Yang belum ketahuan apakah ia bisa mengisi posisi pemain tengah dalam skema dua gelandang. Ia lebih mirip seperti sosok Eric Cantona, Teddy Sheringham — ia juga bisa melewati pemain lawan.

Ia sudah membawa sesuatu yang sayangnya sempat hilang di Old Trafford dan tampaknya ia sudah membuat pemain lain bersemangat. Tim sedang tampil baik dan mereka mampu bikin gol-gol, ujar Scholes.

Tetap menjadi sosok inspiratif di MU

Pria 45 tahun itu juga membandingkan kemampuan Bruno Fernandes dengan David Silva dan Kevin de Bruyne, dua bintang lini tengah klub rival sekota Manchester City. Ia menyebut paling tidak Manchester United kini memiliki seorang sosok yang bisa menginspirasi tim, secara khusus dalam merangkai pola serangan.

Mereka (MU) masih ketinggalan tapi sudah mendatangkan pemain brilian yang kelihatannya mampu menyatukan seluruh elemen permainan. Sebelumnya mereka sudah punya sekumpulan pemain bagus tapi kekurangan sosok pembeda, seperti seorang David Silva atau Kevin de Bruyne, yang bisa menyatukan tim dengan pergerakan ofensifnya.

Sejak Fernandes datang, mereka terlihat bagus, tapi saya berpikir mereka masih sedikit ketinggalan dari Liverpool dan Manchester City. Ada tiga atau empat rekrutan yang bisa membantu. Tapi untuk pertama kalinya untuk waktu yang cukup lama, kini Anda merasa mereka bisa memendekkan jarak dengan tim-tim di atas, tuturnya.

Previous Syarat Dibukanya Liga Inggris, Pemain Harus Tes Corona

Next Bruno Fernandes Akan Kembalikan Kejayaan Manch United

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *