Connect with us

Liga Jerman

Thomas Muller & Mesin Piala Dunia Jerman

Thomas Muller & Mesin Piala Dunia Jerman

Penyerang Bayern, Thomas Muller, merupakan anggota dari tim juara di dua turnamen tersebut. Dia tidak cuma menjadi satu-satunya pemain dari angka 50 persen, tetapi juga menjadi salah satu dari 20 persen pemain Bundesliga yang muncul dari
sistem akademi klub sendiri.

Muller pemain produk akademi taruna Bayern. Bergabung pada 2000 sebelum perubahan DFB dan DFL bergema di seluruh Jerman. Sejak usia 10 tahun, dia berkembang dari level ke level kelompok usia, sampai akhirnya mengukir debut senior pada
2008 saat bermain sebagai pemain pengganti Miroslav Klose.

Klose, yang kini menjadi pelatih Jerman U-17, adalah pemain yang selalu meningkatkan penampilan bersama timnas Jerman. Dia mengemas dua gol pada Piala Dunia 2014 untuk menggenapkan total 16 gol yang dicetaknya sepanjang partisipasi pada
turnamen, sekaligus rekor terbanyak dalam sejarah.

Klose mewakili mentalitas juara yang dimiliki Jerman, yang sering menjadi faktor penentu ketimbang aspek lain. Dia berpartisipasi pada empat Piala Dunia, selalu menggapai setidaknya semi-final, serta membantu membimbing pemain muda berkat
pengalaman panjangnya.

“Setiap generasi menghasilkan para pemimpin dan pemain istimewa,” ujar mantan striker dan pelatih Jerman, Jurgen Klinsmann. “Saya mendapat kehormatan pada 2006 menangani tim yang dipimpin para
pemain berpengalaman seperti Michael Ballack, Jens Lehmann, Oliver Kahn, dan Klose.”

“Jerman sekarang dipimpin oleh Manuel Neuer, Toni Kroos, Mesut Ozil, dan Muller. Setiap generasi memiliki tantangan dan dinamika tersendiri. Kimiawi dalam tim merupakan hal paling penting dalam kepingan puzzle.”

Muller akan menjadi kapten Jerman pada Piala Dunia 2018. Seperti pemain yang digantikannya saat debut Bayern, dia diharapkan bisa melanjutkan tugas mencetak gol dan memimpin pasukan Low mempertahankan gelar juara. Pengaruhnya di luar lapangan
sama penting, yaitu dengan membangun mentalitas juara supaya kemampuan terbaik teman-teman setim muncul.

“Setiap pemain tahu dia menjadi bagian dari puzzle,” bilang Low kepada wartawan sebelum turnamen digelar. “Tidak ada yang bisa sendirian menjadi juara dunia.”

Proses membangun puzzle itu tidak sebentar. Dimulai ketika para pemain memasuki akademi klub masing-masing. Lini produksi yang dimiliki tim-tim Bundesliga menunjang persiapan sempurna bagi para pemain, memberikan pendidikan lengkap
sehingga mendorong pemain jadi lebih baik serta memenuhi standar tinggi yang diinginkan.

Pemain Terbaik Jerman tiga kali, Michael Ballack, menyadari ekspektasi besar terhadap tim Low untuk kembali memenangi Piala Dunia, tapi dia yakin meski ada perubahan dalam skuat, pemimpin baru akan mampu menangani segala bentuk tekanan
dalam turnamen.

“Saya kira kami punya peluang bagus, seperti biasanya,” ujar Ballack. “Kami juara bertahan. Saya kira kami memang kehilangan banyak pemain penting dalam empat tahun terakhir, beberapa pemain
pemimpin, tapi kami punya kualitas yang cukup di dalam skuat untuk menggantikan mereka. Tidak cuma itu, mereka juga bisa memberikan hasil baik, mengatasi tekanan, dan itu kenapa tim ini memiliki keseimbangan yang baik. Kami punya pelatih
berpengalaman.”

“Mungkin agak berbeda jika kami bermain di semi-final atau final dengan ekspektasi tinggi karena kami juara bertahan, jadi kami harus selalu mampu menyandang status itu. Peran yang agak baru. Tapi selalu akan ada ekspektasi buat Jerman.
Mereka selalu seperti biasanya mereka. Tim sudah siap untuk hal seperti itu.”

Ballack menyatakan mentalitas juara dimiliki generasi pemain timnas Jerman yang ada saat ini. Dia juga yakin, persiapan dan pengelolaan bertahun-tahun akan mendatangkan sukses bagi Jerman, melampaui penampilan tim berbakat lain di Rusia.

“Mentalitas Jerman secara keseluruhan sangat teratur. Ketika mengerjakan tugas, tidak masalah kualitasnya seperti apa, kalau mengerjakannya, artinya Anda sangat siap. Anda tahu dan Anda punya rasa kepercayaan diri yang diperlukan
diri dan itu memberikan rasa aman,” sambungnya.

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Liga Jerman