Connect with us

Bolamezzo

Stadion-Stadion Sepak Bola Paling Intimidatif di Dunia

Stadion-Stadion Sepak Bola Paling Intimidatif di Dunia


Stadion adalah kandang bagi sebuah tim atau klub sepak bola. Para pendukung tuan rumah tentu saja tak ingin tim mereka takluk atas tim tamu, sehingga seringkali mereka menyulap stadion mereka menjadi ‘neraka’.

Atmosfer pertandingan kandang dibuat seintimidatif mungkin sehingga mental tim lawan ciut dan akhirnya menyerah. Meski usaha tersebut tak selalu berhasil, siapa pun pasti bergidik jika bertanding melawan segenap penonton di beberapa stadion bereputasi angker berikut ini:

 

Turk Telekom dan Ali Sami Yen (Galatasaray, Turki)

Sebelum pindah ke Stadion Turk Telekom yang lebih besar, pendukung Galatasaray sudah terkenal dengan stadion neraka mereka, Stadion Ali Sami Yen. Para pendukung Galatasaray telah memecahkan rekor dunia versi Guinness World Record sebagai stadion terbising di dunia.

Maka, bisa dibayangkan betapa bisingnya stadion baru mereka, Türk Telekom Arena, yang merupakan stadion kelas dunia berkapasitas 52.652 penonton. Kandang Galatasaray selalu menjadi neraka bagi para lawan yang bertandang ke sana.

 

La Bombonera (Boca Juniors, Argentina)

Banyak jurnalis sepak bola Amerika Latin yang menilai bahwa Superclásico di Argentina adalah pertandingan terganas di dunia. Jika laga antara tuan rumah Boca Juniors dan river Plate ini berlangsung, para polisi akan memasang tameng untuk melindungi diri mereka benda-benda yang dilempar ke lapangan. Status La Bombonera sebagai stadion yang mengintimidasi memang sudah terkenal di Amerika Latin, bersaing dengan Estadio Monumental, kandang River Plate.

 

San Paolo (Napoli, Italia)

Stadio San Paolo mungkin bukan stadion terbesar di Italia, tapi pastinya merupakan salah satu yang paling mengintimidasi. Di sini tempat para warga Napoli yang terkenal dengan karakter keras mereka, mendukung para pahlawan lapangan hijau, termasuk sang legenda, Diego Maradona, pada dekade 1980-an. Bahkan pada Piala Dunia 1990, para pendukung Napoli kompak mendukung Argentina, sebagai tanda cinta kepada Maradona.

 

The Den (Milwall, Inggris)

Meski Anda belum pernah mengunjungi stadion ini langsung, kandang klub kasta ketiga Inggris, Milwall FC ini, sudah terkenal di berbagai media populer, salah satunya film ‘Greenstreet Hooligans’. Ya, hooligan klub kelas pekerja London ini memang terkenal fanatik dan terkadang destruktif. Tak terhitung sudah berapa kali mereka berurusan dengan polisi setempat setiap kali ada pertandingan.

 

Red Star Stadium (Red Star, Serbia)

Terkenal juga dengan sebutan ‘Marakana’,  kandang klub Red Star Belgrade di Liga Serbia ini sering diidentikkan dengan zona perang. Para pendukung Red Star sering mendukung tim kesayangan mereka dengan berbagai tindakan intimidatif untuk menjatuhkan mental tim oposisi, antara lain menyalakan suar (flare) dan melempar granat asap.

 

Signal Iduna Park (Dortmund, Jerman)

Juga dikenal sebagai Westfalenstadion, stadion ini dalam sepuluh tahun terakhir seolah menjadi tanah suci bagi para penggila sepak bola Eropa. Kandang Borussia Dortmund ini adalah salah satu stadion yang terbesar dan termegah di Eropa. Namun, reputasi stadion ini terkenal karena para pendukung tuan rumah selalu memadati stadion dan membentuk sebuah “Tembok Kuning“. 80 ribu penonton tak henti-hentinya membuat kebisingan selama pertandingan dan seringkali memukau khalayak dengan berbagai koreografi mengesankan.

Author: Mahir Pradana (@maheeeR)
Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku ‘Home & Away’.





Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bolamezzo