Connect with us

Liga Asia

REVIEW Liga Champions Asia: Kejutan Buriram United

REVIEW Liga Champions Asia: Kejutan Buriram United

Satu-satunya wakil ASEAN di Liga Champions Asia 2018 itu membuka kompetisi dengan hasil yang sangat positif.

Satu-satunya wakil ASEAN di Liga Champions Asia 2018, Buriram United, sukses menampilkan performa dan memetik hasil yang membanggakan pada matchday perdana babak fase grup.

Kampiun Liga 1 Thailand tersebut secara luar biasa sukses menahan tim adidaya Liga Super Tiongkok yang pernah jadi kampiun turnamen pada 2013 dan 2015, Guangzhou Evergrande, lewat skor sama kuat 1-1 di Tianhe Stadium.

Ricardo Goulart tampak akan membawa Evergrande menang mudah, lewat gol-nya di menit ke-16. Namun pertahanan super disiplin Buriram membuat tuan rumah frustrasi hingga akhirnya sanggup menyetarkan kedudukan menjadi 1-1 melalui Edgar da Silva di menit 57.

Hasil itu menstimulasi Cerezo Osaka memuncaki Grup G, usai meraih kemenangan tipis 1-0 di markas Jeju United. Kota Mizunuma jadi pahlawan pertandingan, melalui gol-nya di menit pamungkas laga.

Comeback luar biasa dilakukan kampun turnamen edisi 2016, Jeonbuk Hyundai Motors, yang meraih kemenangan 3-2 atas Kashiwa Reysol, di Grup E. Tertinggal 2-0 di babak pertama, dua gol pemain pengganti, Lee Dong-Gook, plus tambahan satu dari Kim Jin-Su membuat The Green Warrios secara dramatis menang 3-2!

Meski begitu Tianjin Quanjin yang jadi pemuncak Grup E, lantaran petik kemenangan mudah 3-0 atas Kitchee FC. Anthony Modeste jadi bintang utama, melalui sepasang gol-nya.

Beranjak ke Grup F, pertandingan superketat tersaji tatkala Melbourne Victory ditahan imbang 3-3 oleh Ulsan Hyundai. Meski begitu Ulsan jadi tim yang merugi, karena mereka sanggup unggul tiga kali yang kesemuanya mampu disetarakan.

Shanghai SIPG pun mengambil kesempatan itu untuk puncaki Grup F, lewat kemenngan tipis 1-0 di markas Kawasaki Frontale. Eks Evergrande, Elkeson, jadi pahlawan melalu gol tunggalnya.

Di Grup H, Suwon Bluewings, memimpin klasemen sementara berkat raihan tiga poin di markas kampiun Austalia, Sydney FC. Dwigol Dejan Damjanovic membuat wakil Korea Selatan itu pulang dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Status itu dipengaruhi oleh hasil imbang yang didapat kampiun Jepang, Kashima Antlers, lewat skor 1-1 kala menjamu tim kaya Tiongkok, Shanghai Shenhua. Tertinggal lebih dahulu melalui gol Giovanni Moreno, mampu disamakan oleh kapten tim, Yasushi Endo.

Terbang ke wlayah barat, big match tersaji di Grup D tatkala runner-up turnamen 2017, Al Hilal, menjamu runner-up turnamen 2016, Al Ain. Sayang duel berlangsung antiklimaks dengan kedua tim bermain imbang kacamata.

Grup D sendiri gagal hasilkan kemenangan, dengan satu pertandingan lain yang melibatkan Al Rayyan dan Esteghlal berakhir sama kuat 2-2.

Naik ke Grup A, hasil positif berhasil dipetik Al Ahli yang memetik kemenangan tipsi 1-0 kala bertandang ke markas Tractor Tabriz. Tiga poin dipersembahkan oleh gol semata wayang Mohanad Asiri.

Sementara itu legenda sepakbola Belanda, Wesley Sneijder, gagal antarkan Al Garrafa hindarkan kekalahan di markas Al Jazira. Meski mencetak gol, timnya takluk lewat skor ketat 3-2.

Wakil Uzbekistan, Lokomotiv Tashkent, keluar sebagai peraih kemenangan terbesar di matchday perdana Liga Champions Asia. Mereka membantai Al Wahda dengan skor telak 5-0 untuk memimpin Grup B, seiring Al Duhain yang ‘hanya’ menang 3-1 dari Zob Ahan.

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Liga Asia