Connect with us

Liga Amerika Latin

Pengalaman Pahit di 2014 Mengajarkan Brasil untuk Kerja Lebih Keras

Pengalaman Pahit di 2014 Mengajarkan Brasil untuk Kerja Lebih Keras

London – Brasil merasakan pengalaman pahit di Piala Dunia 2014 yang digelar di negara sendiri. Hal itu sepatutnya mengajarkan Selecao untuk bekerja lebih keras di Rusia 2018.

Brasil patah hati di Piala Dunia 2014. Berharap bisa mengakhiri puasa gelar Piala Dunia di negeri sendiri, Neymar dkk. malah dipermalukan Jerman 1-7 di semifinal yang kemudian dikenang sebagai tragedi Mineirazo.

Di perebutan tempat ketiga, Brasil kembali menelan hasil memalukan saat dihajar Belanda 0-3. Piala Dunia 2014 pada akhirnya dimenangi Jerman usai mengalahkan Argentina 1-0 di final lewat babak tambahan.

Pengalaman pahit di negara sendiri tersebut diyakini eks gelandang Brasil Gilberto Silva mematangkan para pemain. Mantan pemain Arsenal itu percaya skuat besutan Tite akan paham bahwa kali ini mereka perlu bekerja lebih keras lagi.

“Saya sungguh percaya mereka punya kans bagus, tapi seperti kita semua tahu, tidak mudah untuk memenangi Piala Dunia. Semua tim punya tekad yang sama, bermain untuk merebut trofi,” kata Gilberto dikutip Sky Sports.

“Namun demikian, saya yakin kans Brasil sungguh nyata tapi kami harus bekerja keras lebih dulu. Ini adalah pelajaran yang kami dapatkan dari Piala Dunia terakhir dan karena itu sudah jadi pengalaman yang menyakitkan untuk semua orang, kami semua mau tim ini kali ini benar-benar berhasil di Rusia.”

“Kalau kami ingin meraih sesuatu, kami perlu bermain sebagai sebuah tim. Kalau kami bermain dengan cara yang sudah kami tunjukkan selama beberapa bulan terakhir, maka kami punya peluang yang bagus,” tandasnya.

(raw/krs)


Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Liga Amerika Latin