Connect with us

Liga Asia

Kisah Penyelamatan Tim Sepak Bola Wild Boars: “Football is Coming Home, in Thailand”

Kisah Penyelamatan Tim Sepak Bola Wild Boars: “Football is Coming Home, in Thailand”

Piala Dunia tak seutuhnya membuat publik terpana. Pada Selasa (10/7/2018), 12 pesepak bola belia Wild Boars Football Club Thailand dan seorang pelatih, berhasil dievakuasi setelah terjebak di gua Tham Luang di wilayah Thailand utara, selama 17 hari.

Angkatan Laut Thailand mengumumkan secara resmi penyelamatan tersebut berhasil pada Selasa sore WIB, beberapa jam sebelum laga semifinal antara Prancis kontra Belgia.

“12 orang anggota tim sepak bola Wild Boars’dan pelatihnya sudah dikeluarkan dari gua dan mereka selamat,” demikian pernyataan Angkatan Laut Thailand.

Hari Selasa merupakan operasi penyelamatan terakhir. Sebelumnya, delapan remaja yang berhasil dikeluarkan dari dalam gua di Thailand dalam operasi penyelamatan pada Minggu (8/7/2018) dan Senin (9/7/2018). Mereka ditemukan dalam kondisi sehat baik fisik maupun mental.

Operasi penyelamatan itu pun langsung menjadi perbincangan masyarakat dunia. Mereka memuji betapa kuatnya anak-anak itu dan pelatih Ekkapol Ake Chantawong yang baru berusia 25 tahun.

Masyarakat dunia juga memuji tim penyelamat dari berbagai negara yang menempuh medan sulit dalam misi kemanusiaan tersebut.

Namun, Thailand juga berduka karena satu penyelam bernama Saman Gunan meninggal dunia usai mengantar pasokan perbekalan untuk tim sepak bola tersebut. Ucapan duka cita pun mengalir.

The Guardian menulis sebuah artikel bejudul “Penyelamatan tim sepak bola di Thailand adalah kemanusian dalam bentuk terbaik.”

Sumber: Twitter, Instagram, BBC, The Guardian, Telegraph

Persembahan dari Paul Pogba

 

Kisah penyelamatan yang melibatkan relawan dari banyak negara ini menginspirasi dunia, termasuk para bintang sepak bola. Paul Pogba mendedikasikan kemenangan Prancis atas Belgia untuk tim tersebut beserta regu penyelamat.

Pogba mengunggah foto 12 pesepak bola remaja itu di akun Instagramnya. “Kemenangan ini untuk para pahlawan hari ini. Well done, boys. Kalian sangat kuat!” tulis Pogba.

Lukas Podolski juga mengunggah foto tim sepak bola Wild Boars. “Juara dunia 2018 versi saya: Wild Boars FC. Dan tidak hanya anak-anak dan pelatihnya, tapi untuk semua regu penyelamat yang pemberani dalam melakukan misi luar biasa ini!” tulis Podolski.

Lima hari yang lalu saat operasi penyelamatan masih berlangsung, Jurgen Klopp memberikan pesan yang sangat menyentuh hati. “Atas nama Liverpool FC, kami dari hati yang paling dalam berharap yang terbaik untuk kalian.

“Kuatlah dan kami bersama kalian. Kami memantau perkembangan dan terus berharap kalian melihat cahaya pagi hari.”

 

Versi Terbaik Football is Coming Home

FIFA juga mengucapkan selamat atas keberhasilan misi penyelamatan itu. Namun, rencana FIFA untuk mengundang tim ke final Piala Dunia batal terlaksana karena pertimbangan kesehatan. Anak-anak dan pelatih masih menjalani perawatan intensif.

Manchester United berencana mengundang para pemain untuk menyaksikan pertandingan kandang pada awal musim ini. Selain itu, Benfica dan akademi Barcelona juga menyatakan ingin memberikan pelatihan sepak bola setelah mereka pulih total.

 

 

Timnas Thailand U-19, yang tengah berada di Indonesia untuk bertanding di Piala AFF U-19 2018 memberikan kemenangan atas Indonesia untuk tim sepak bola Wild Boars.

“Kami sejak awal mengikuti turnamen ini sudah bertekad untuk juara dan ingin mempersembahkan untuk mereka. Anak-anak (yang terjebak di goa) itu menunjukkan bahwa mereka punya semangat untuk berlatih sepak bola,” kata ssisten pelatih Thailand, Jetnipat Ratchatatoemphon kepada Bola.com.

Kisah penyelamatan itu juga mengalihkan perhatian masyarakat dunia pada Piala Dunia. “Nobody cares about that World Cup anymore. This is the best team ever,” tulis Don Simoun, pengguna Twitter asal Filipina.

David Beckham, bersyukur 13 anggota tim selamat. Ia juga mengucapkan duka cita atas wafatnya seorang penyelam. Sementara itu, Kyle Walker ingin memberikan seragam timnas Inggris untuk seorang anak.

Sebuah karikatur yang menyebar di Twitter menggambarkan para penyelam memberikan trofi Piala Dunia untuk tim sepak bola Wild Boars, saat menemukan mereka dalam keadaan hidup di gua.

Dua sosok yang pertama kali menemukan mereka adalah Richard Stanton dan John Volanthen, penyelam andal dan ahli menjelajahi gua asal Inggris. Dalam video yang diunggah akun Facebook Angkatan Laut Thailand, memperlihatkan Stanton dan Volanthen yang menanyakan kondisi mereka.

“Ada berapa jumlah kalian?”

Thirteen (13),” jawab seorang anak, Adul Sam-on.

Richard Stanton dan John Volanthen dihubungi oleh penyelam asal Inggris yang tinggal Thailand, Vernon Unsworth. Unsworth meyakinkan otoritas Thailand untuk mendatangkan para ahli dari Inggris dalam misi tersebut.

Kemudian, relawan dari berbagai negara, mulai Amerika Serikat, China, Jepang, Jerman, Australia, Myanmar, Filipina, dan lain-lain, bergabung untuk menuntaskan misi tersebut, dan berhasil.

Seorang wanita dari Dublin, Lolly @omgitslolly menuliskan sebuah kalimat yang menyentuh hati. “Sorry, England but this is the best coming home.”

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Liga Asia