Connect with us

Piala Dunia 2018

KILAS BALIK Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

KILAS BALIK Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

Spanyol, lewat taktik tiki-taka fenomenalnya, menjadi juara dunia baru dalam Piala Dunia pertama di benua Afrika.

Logo resmi Piala Dunia 2010

Piala Dunia 2010 adalah Piala Dunia FIFA ke-19, turnamen sepak bola utama internasional yang diadakan di Afrika Selatan.

Piala Dunia tahun 2010 ini adalah Piala Dunia FIFA yang pertama kali diadakan di Benua Afrika. Afrika Selatan terpilih sebagai penyelenggara pada bulan Mei 2004, mengalahkan Maroko dan Mesir dalam proses pengundian yang hanya terbuka untuk negara-negara Afrika.

Publik Afrika menyambut Piala Dunia dengan sungguh-sungguh. Betapa tidak, Afrika Selatan menghabiskan dana sekitar 15 triliun rupiah untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah. Piala Dunia kali ini diselenggarakan di 10 stadion. Lima stadion baru dibangun untuk Piala Dunia, dan lima stadion lainnya mengalami peningkatan.

Piala Dunia 2010 digelar pada 11 Juni hingga 11 Juli 2010 di 10 stadion yang tersebar di 9 kota penyelenggara. Ajang kali ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari 6 konfederasi FIFA.

Tim nasional Spanyol berhasil keluar sebagai juara dengan mengalahkan Belanda di partai final dengan skor 1-0 melalui gol Andres Iniesta di perpanjangan waktu. Anak asuh Vicente del Bosque kala itu memainkan sepak bola cantik terinspirasi dari filosofi permainan Barcelona, Tiki Taka. Keberhasilan ini adalah yang pertama bagi timnas Spanyol di ajang Piala Dunia.

Ringkasan dan beberapa fakta menarik
Dari 64 pertandingan yang diselenggarakan, terdapat banyak fakta dan hasil pertandingan mengejutkan bagi sebagian pihak.

Di babak penyisihan grup G, Timnas Portugal berhasil mencetak tujuh gol tanpa sekalipun kebobolan dengan ketujuh gol dibuat dalam satu pertandingan melawan Korea Utara yang berakhir 7–0. Selandia Baru merupakan satu-satunya tim yang tak pernah kalah dalam turnamen, walaupun gagal lolos ke babak gugur serta menjadi satu-satunya tim yang hanya bermain imbang di seluruh pertandingan fase grup.

Italia disingkirkan Slowakia

Italia sebagai juara bertahan Piala Dunia 2006 secara mengejutkan gagal lolos dari fase grup setelah kalah dramatis dari Slowakia 2-3 di pertandingan terakhir grup F. Sementara di grup H, Spanyol kalah 0-1 dari Swiss di laga perdana namun berikutnya berhasil membuat sejarah baru sebagai tim pertama yang menjuarai Piala Dunia dengan mengalami kekalahan di pertandingan awal.

“Gol hantu” Frank Lampard ketika menghadapi Jerman

Pada babak gugur ada beberapa pertandingan dramatis tersaji seperti dianulirnya gol Lampard ketika Inggris bertemu Jerman meski dari rekaman ulang menunjukkan bola tendangan Frank Lampard telah melewati garis gawang.

handsball Luis Suarez di menit akhir extra-time – Uruguay vs Ghana

Dalam babak 8 besar, terjadi insiden handsball Luis Suarez di akhir extra-time ketika Uruguay melawan Ghana yang menghasilkan tendangan penalti yang gagal dieksekusi Asamoah Gyan lalu Ghana harus tersingkir setelah kalah adu penalti.

Spanyol membuat rekor unik selama babak gugur dengan memenangkan seluruh laga hingga final dengan skor 1-0.

Maskot
Maskot resmi dari Piala Dunia 2010 adalah Zakumi.

Zakumi, maskot resmi Piala Dunia 2010

Zakumi adalah seekor macan tutul berwarna kuning, dengan rambut “nyentrik” berwarna hijau, mengenakan kaus bertuliskan “South Africa 2010”, dan celana pendek berwarna hijau, dan tengah memegang sebuah bola.

Zakumi lahir pada 16 Juni 1994, bertepatan dengan Hari Pemuda di Afrika Selatan sehingga akan dirayakan secara global dengan tajuk Piala Dunia FIFA 2010.

Nama Zakumi berasal dari kata “Za”, yang merupakan kode dua huruf untuk Afrika Selatan, dan “kumi”, sebuah kata yang berarti sepuluh dalam berbagai bahasa Afrika.

Lagu & Anthem Resmi

Waka Waka (This Time for Africa) – Shakira featuring Freshlyground

Lagu resmi piala dunia 2010 berjudul Waka Waka (This Time for Africa) yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Kolombia, Shakira dan grup musik asal Afrika Selatan Freshlyground dan lagu ini dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol. Lagu ini didasarkan pada lagu prajurit tradisonal Afrika yang bernama Zangalewa.

Wavin’ Flag – K’naan

Wavin’ Flag adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi berdarah Somalia-Kanada, K’naan. Lagu ini merupakan lagu anthem promosi Coca-Cola dalam Piala Dunia 2010. Coca-Cola, yang merupakan salah satu sponsor resmi turnamen, melakukan aransemen atas lagu Wavin’ Flag yang awalnya dinyanyikan oleh K’naan dalam album-nya yang berjudul Troubadour. Aransemen tersebut dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol, juga bahasa Indonesia dengan judul lagu “Wavin Flag: Celebration Remix”. Untuk versi bahasa Indonesia, K’naan menyanyikannya bersama vokalis Indonesia, Ipang, dengan judul lagu “Semangat Berkibar”.

Sign of a Victory – R. Kelly

Sementara lagu yang berjudul Sign of a Victory yang dinyanyikan oleh penyanyi Amerika Serikat, R. Kelly, yang menampilkan paduan suara gospel Afrika Selatan Soweto Spiritual Singers. adalah anthem resmi untuk Piala Dunia 2010.

Bola Resmi

Adidas Jabulani – Bola resmi Piala Dunia 2010

Bola pertandingan resmi yang dipergunakan pada pertandingan Piala Dunia 2010 adalah Jabulani. Bola ini dibuat oleh Adidas, dan diperkenalkan tepat sebelum pengundian grup Piala Dunia 2010 pada tanggal 4 Desember 2009. Jabulani menurut bahasa Zulu berarti “merayakan”.

Vuvuzela
Vuvuzela atau biasa disebut Lepatata (dalam bahasa Tswana) adalah sebuah alat musik tiup sejenis terompet khas Afrika Selatan. Alat musik ini memiliki panjang sekitar 65 cm dan menghasilkan tekanan suara sebesar 127 desibel

Pertandingan Piala Dunia 2010 telah dikenal banyak orang dengan ciri khas suara vuvuzela-nya, Meski unik, kemudian Banyak orang yang mengkritik dan mengkomplain tentang suara yang ditimbulkan oleh vuvuzela, termasuk Patrice Evra, yang menuduh vuvuzela menyebabkan performa Prancis bermain buruk. Lionel Messi juga mengkomplain bahwa suara yang dihasilkan vuvuzela mengganggu komunikasi antarpemain dalam pertandingan.

Film Dokumenter Resmi Piala Dunia 2010 – The Fifa 2010 World Cup Film

 


10 FAKTA PIALA DUNIA 2010


Caminho da Copa Vuvuzela Africa do Sul 2010

  1. Untuk pertama kalinya, Piala Dunia diselenggarakan di benua Afrika dan Afrika Selatan tepilih menerima kehormatan tersebut. Sayang, timnas Afsel menjadi tuan rumah pertama sepanjang sejarah Piala Dunia yang langsung gugur di fase grup.
  2. Vuvuzela mendapat popularitas dunia di Piala Dunia 2010 setelah penggunaannya disahkan di dalam stadion. Tapi menjelang akhir turnamen, alat musik tiup khas Afsel ini mendapat banyak kritikan karena dinilai terlalu bising dan mengganggu komunikasi pemain di lapangan. Selain vuvuzela, Piala Dunia ini juga dikenang karena dua lagu ikonik “Wavin’ Flag” (K’naan) dan “Waka Waka” (Shakira).
  3. Spanyol memainkan semifinal dan final pertama Piala Dunia dan menjadi negara kedelapan dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil menjadi juara. Spanyol mampu mereplikasi sistem tiki-taka yang sukses besar di Barcelona.
  4. Spanyol menjadi tim juara yang paling sedikit mencetak gol dalam sejarah Piala Dunia, dengan total hanya membikin delapan gol dari tujuh pertandingan. Jumlah ini lebih sedikit dari Inggris (11 gol, 1966) dan Brasil (11 gol, 1994). La Furia Roja meraih kemenangan 1-0 sejak babak 16 besar sampai partai final. Turnamen ini juga menjadi Piala Dunia berformat 32 tim dengan total gol terendah (145).
  5. Laga final Belanda vs Spanyol dikenal menghasilkan kartu kuning terbanyak (14), salah satunya kepada Nigel de Jong yang melakukan tendangan ‘kung fu’ ke dada Xabi Alonso. Belanda banyak dikritik lantaran menerapkan taktik negatif. Johan Cruyff, misalnya, menyebut Belanda memainkan anti-football yang memalukan.
  6. Belanda berhasil menembus final ketiga dalam sejarah Piala Dunia, namun untuk ketiga kalinya pula mereka harus menjadi pecundang setelah dibekap Spanyol 1-0. Belanda 2010 mengikuti jejak Belanda 1974 (kalah vs Jerman Barat) dan Belanda 1978 (kalah vs Argentina).
  7. Italia menjadi juara bertahan yang tersingkir di fase grup. Kampiun Piala Dunia 2006 ini mengulangi catatan buruk mereka sendiri pada 1950, Brasil di 1966, Prancis di 2002, dan terulang lagi oleh Spanyol di 2014.
  8. Thomas Muller (Jerman), David Villa (Spanyol), Wesley Sneijder (Belanda), dan Diego Forlan (Uruguay) semua mencetak lima gol di turnamen ini. Muller terpilih menjadi topskor turnamen (FIFA Golden Boot) dengan bantuan tiga assist-nya, sedangkan Forlan menyabet pemain terbaik (FIFA Golden Ball).
  9. Dua pertandingan babak 16 besar, yaitu Inggris vs Jerman dan Argentina vs Meksiko, diwarnai kontroversi gol. Satu gol Inggris dari Frank Lampard dianulir kendati bola melewati garis gawang, sedangakan satu gol Argentina disahkan meski sang pencetak gol Carlos Tevez dalam posisi off-side. Dua peristiwa ini mendorong FIFA untuk menerapkan teknologi garis gawang dan video assistant referee (VAR).
  10. Gurita bernama Paul menjadi selebriti dadakan di turnamen ini karena mampu memprediksi hasil semua pertandingan Piala Dunia yang dilakoni timnas Jerman secara tepat, Paul mati tiga bulan setelah Piala Dunia 2010 karena faktor usia di akuarim Sea Life Centres, Oberhausen, Jerman.

 


DATA & STATISTIK


Thomas Muller vs Argentina

Juara: Spanyol
Runner-Up: Belanda
Skor Tertinggi: Portugal vs. Korea Utara 7-0 (Grup G)
Total Gol: 145
Rata-Rata Gol: 2,26
Topskor: 5 Gol – Thomas Muller (Jerman), David Villa (Spanyol), Wesley Sneijder (Belanda), Diego Forlan (Uruguay)
Topskor Satu Pertandingan: 3 Gol –  Gonzalo Higuain (Argentina)
Penonton Terbanyak: 84.490 (Afrika Selatan-Meksiko, Grup A) dan (Belanda-Spanyol, Final)
Total Penonton: 3.178.856
Rata-Rata Penonton: 49.670
Penampilan Perdana: Slowakia, Serbia
Nama-Nama Stadion:
Soccer City (Johannesburg) Ellis Park (Johannesburg)
Cape Town (Cape Town) Mbombela (Nelspruit)
Moses Mabhida (Durban) Loftus Versfeld (Pretoria)
Peter Mokaba (Polokwane) Free State (Bloemfontein)
Nelson Mandela Bay (Port Elizabeth) Royal Bafokeng (Rustenburg)

 


PERTANDINGAN


Andres Iniesta Spain World Cup 2010

GRUP A
Afrika Selatan 1-1 Meksiko 11 Juni, Soccer City
Uruguay 0-0 Prancis 11 Juni, Cape Town
Afrika Selatan 0-3 Uruguay 16 Juni, Loftus Versfeld
Prancis 0-2 Meksiko 17 Juni, Peter Mokaba
Meksiko 0-1 Uruguay 22 Juni, Royal Bafokeng
Prancis 1-2 Afrika Selatan 22 Juni, Free State
Klasemen M M S K GM GK P
1. Uruguay 3 2 1 0 4 0 7
2. Meksiko 3 1 1 1 3 2 4
3. Afrika Selatan 3 1 1 1 3 5 4
4. Prancis 3 0 1 2 1 4 1
GRUP B
Korea Selatan 2-0 Yunani 12 Juni, Nelson Mandela Bay
Argentina 1-0 Nigeria 12 Juni, Ellis Park
Argentina 4-1 Korea Selatan 17 Juni, Soccer City
Yunani 2-1 Nigeria 17 Juni, Free State
Nigeria 2-2 Korea Selatan 22 Juni, Moses Mabhida
Yunani 0-2 Argentina 22 Juni, Peter Mokaba
Klasemen M M S K GM GK P
1. Argentina 3 3 0 0 7 1 9
2. Korea Selatan 3 1 1 1 5 6 4
3. Yunani 3 1 0 2 2 5 3
4. Nigeria 3 0 1 2 3 5 1
GRUP C
Inggris 1-1 Amerika Serikat 12 Juni, Royal Bafokeng
Aljazair 0-1 Slovenia 13 Juni, Peter Mokaba
Slovenia 2-2 Amerika Serikat 18 Juni, Ellis Park
Inggris 0-0 Aljazair 18 Juni, Cape Town
Slovenia 0-1 Inggris 23 Juni, Nelson Mandela Bay
Amerika Serikat 1-0 Aljazair 23 Juni, Loftus Versfeld
Klasemen M M S K GM GK P
1. Amerika Serikat 3 1 2 0 4 3 5
2. Inggris 3 1 2 0 2 1 5
3. Slovenia 3 1 1 1 3 3 4
4. Aljazair 3 0 1 2 0 2 1
GRUP D
Serbia 0-1 Ghana 13 Juni, Loftus Versfeld
Jerman 4-0 Australia 13 Juni, Moses Mabhida
Jerman 0-1 Serbia 18 Juni, Nelson Mandela Bay
Ghana 1-1 Australia 19 Juni, Royal Bafokeng
Ghana 0-1 Jerman 23 Juni, Soccer City
Australia 2-1 Serbia 23 Juni, Mbombela
Klasemen M M S K GM GK P
1. Jerman 3 2 0 1 5 1 6
2. Ghana 3 1 1 1 2 2 4
3. Australia 3 1 1 1 3 6 4
4. Serbia 3 0 0 2 2 3 3
GRUP E
Belanda 2-0 Denmark 12 Juni, Soccer City
Jepang 1-0 Kamerun 12 Juni, Free State
Belanda 1-0 Jepang 17 Juni, Moses Mabhida
Kamerun 1-2 Denmark 17 Juni, Loftus Versfeld
Denmark 1-3 Jepang 22 Juni, Royal Bafokeng
Kamerun 1-2 Belanda 22 Juni, Cape Town
Klasemen M M S K GM GK P
1. Belanda 3 3 0 0 5 1 9
2. Jepang 3 2 0 1 4 2 6
3. Denmark 3 1 0 2 3 6 3
4. Kamerun 3 0 0 3 2 5 0
GRUP F
Italia 1-1 Paraguay 14 Juni, Cape Town
Selandia Baru 1-1 Slowakia 15 Juni, Royal Bafokeng
Slowakia 0-2 Paraguay 20 Juni, Free State
Italia 1-1 Selandia Baru 20 Juni, Mbombela
Slowakia 3-2 Italia 24 Juni, Ellis Park
Paraguay 0-0 Selandia Baru 24 Juni, Peter Mokaba
Klasemen M M S K GM GK P
1. Paraguay 3 1 2 0 3 1 5
2. Slowakia 3 1 1 1 4 5 4
3. Selandia Baru 3 0 3 0 2 2 3
4. Italia 3 0 2 1 4 5 2
GRUP G
Pantai Gading 0-0 Portugal 15 Juni, Nelson Mandela Bay
Brasil 2-1 Korea Utara 15 Juni, Ellis Park
Brasil 3-1 Pantai Gading 20 Juni, Soccer City
Portugal 7-0 Korea Utara 21 Juni, Cape Town
Portugal 0-0 Brasil 25 Juni, Moses Mabhida
Korea Utara 0-3 Pantai Gading 25 Juni, Mbombela
Klasemen M M S K GM GK P
1. Brasil 3 2 1 0 5 2 7
2. Portugal 3 1 2 0 7 0 5
3. Pantai Gading 3 1 1 1 4 3 4
4. Korea Utara 3 0 0 3 1 13 0
GRUP H
Honduras 0-1 Cile 16 Juni, Mbombela
Spanyol 0-1 Swiss 16 Juni, Moses Mabhida
Cile 1-0 Swiss 21 Juni, Nelson Mandela Bay
Spanyol 2-0 Honduras 21 Juni, Ellis Park
Cile 1-2 Spanyol 25 Juni, Loftus Versfeld
Swiss 0-0 Honduras 25 Juni, Free State
Klasemen M M S K GM GK P
1. Spanyol 3 2 0 1 4 2 6
2. Cile 3 2 0 1 3 2 6
3. Swiss 3 1 1 1 1 1 4
4. Honduras 3 0 1 2 0 3 1
BABAK 16 BESAR
Uruguay 2-1 Korea Selatan 26 Juni, Nelson Mandela Bay
Amerika Serikat 1-2 Ghana (AET) 26 Juni, Royal Bafokeng
Jerman 4-1 Inggris 27 Juni, Free State
Argentina 3-1 Meksiko 27 Juni, Soccer City
Belanda 2-1 Slowakia 28 Juni, Moses Mabhida
Brasil 3-0 Cile 28 Juni, Ellis Park
Paraguay
(pen.)
0-0
(5-3)
Jepang 29 Juni, Loftus Versfeld
Spanyol 1-0 Portugal 29 Juni, Cape Town
BABAK PEREMPAT-FINAL
Belanda 2-1 Brasil 2 Juli, Nelson Mandela Bay
Uruguay
(pen.)
1-1
(4-2)
Ghana 2 Juli, Soccer City
Argentina 0-4 Jerman 3 Juli, Cape Town
Paraguay 0-1 Spanyol 3 Juli, Ellis Park
SEMI-FINAL
Uruguay 2-3 Belanda 6 Juli, Cape Town
Jerman 0-1 Spanyol 7 Juli, Moses Mabhida
PEREBUTAN TEMPAT KETIGA
Uruguay 2-3 Jerman 10 Juli, Nelson Mandela Bay
FINAL
Belanda 0-1 Spanyol (AET) 11 Juli, Soccer City

Il celeberrimo fallo di Nigel De Jong su Xabi Alonso in Spagna-Olanda del 2010

 

Final Piala Dunia 2010

Final Piala Dunia 2010 berlangsung pada tanggal 11 Juli 2010 (tanggal 12 Juli 2010, pukul 01.30 WIB) di Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan. Pertandingan yang dihadiri 84.490 penonton ini mempertemukan Belanda melawan Spanyol. Spanyol berhasil mengalahkan Belanda 1-0 dengan gol tunggal yang dicetak Andres Iniesta pada empat menit sebelum babak perpanjangan waktu selesai, menjadikan ini sebagai gol paling lama yang dicetak di babak final Piala Dunia.

Kedua negara sama-sama berusaha untuk menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya. Prestasi terbaik Belanda sebelum final ini adalah menjadi finalis pada 1974 dan 1978, sementara prestasi terbaik Spanyol sebelum final ini adalah peringkat empat pada 1950.

Pertandingan ini dipimpin oleh Howard Webb, wasit asal Inggris, dan merupakan pertemuan pertama Belanda dan Spanyol di Piala Dunia setelah 9 pertemuan sebelumnya.

Jalannya Pertandingan:

Spanyol sudah membuka kesempatan di menit kelima lewat sundulan Sergio Ramos. Akan tetapi, dalam ujian pertamanya, Maarten Stekelenburg berhasil mengamankan gawangnya dengan baik.

David Villa menguji peruntungannya di menit 12. Bola hasil sepakannya hanya melebar dari gawang.

Howard Webb juga tak ketinggalan menunjukkan aksinya dengan mengeluarkan lima kartu kuning dalam rentang waktu 13 menit untuk lima pemain berbeda.

Di menit 34, Iker Casillas salah memperhitungkan datangnya bola fair play yang ditendang Gregory Van Der Wiel. Bola lambung memantul ke kotak penalti dan gagal dijangkaunya. Untungnya bola tipis melebar dari gawang.

Tiga menit berselang, Joris Mathijsen membuang peluang matang yang didapatnya karena gagal menendang bola yang melintas pelan dengan kaki kiri. Padahal dia sudah berada dalam posisi tak terkawal di kotak penalti Spanyol.

Memasuki masa injury time babak pertama, Arjen Robben mendapat kesempatan lewat tendangan kaki kiri. Akan tetapi bola yang mengarah ke tiang dekat gawang Spanyol berhasil diamankan dengan baik oleh kapten tim Iker Casillas.

Di babak kedua, giliran Joan Capdevilla yang gagal menyapu bola ketika berada di kotak penalti Belanda dalam posisi tak terkawal. Momentum itu terjadi ketika pertandingan baru berjalan tiga menit.

Peluang matang didapat Belanda di menit 62. Lewat serangan balik cepat, Robben lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan Casillas. Akan tetapi, bola tendangannya berhasil dihadang kiper nomor satu Spanyol itu dengan kakinya. Skor 0-0 pun tetap bertahan.

Di menit 69, David Villa memiliki kesempatan membawa timnya memimpin jika saja bisa lebih tenang dalam melepas tendangan ke arah gawang yang dalam posisi tak terkawal.

Memasuki menit ke-77, Sergio Ramos menyambut bola sepak pojok Xavi dengan kepalanya dan dalam kondisi tak terkawal. Akan tetapi, bola sundulan kepalanya masih tipis melintas di atas mistar gawang Stekelenburg.

Robben kembali mendapat kesempatan untuk membawa timnya memimpin lewat aksi individunya di menit 83. Namun Casillas berhasil membaca pergerakannya dan mencuri bola dari Robben.

Kedua tim terus menekan di sisa pertandingan. Namun hingga berakhirnya waktu normal, skor 0-0 tetap bertahan. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Di awal babak perpanjangan waktu pertama, Stekelenburg melakukan penyelamatan penting dengan menghalau tendangan Cesc Fabregas yang masuk ke babak kedua. Belanda membalas dengan sundulan Mathijsen yang masih tipis di atas mistar gawang Casillas.

Di menit 100, Jesus Navas mencoba peruntungannya dengan melepas tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola berhasil diblok Van Bronckhorst yang membuat bola melebar dari gawang. Bek veteran Belanda itu sebelumnya juga melakukan intersep penting dengan menghalau sepakan Iniesta. Tendangan Fabregas juga masih melebar dari gawang.

Di paruh kedua babak perpanjangan waktu, Belanda kehilangan salah satu pemainnya, John Heitinga, karena akumulasi dua kartu kuning. Bek Belanda itu melanggar Iniesta jelang masuk ke kotak penalti mereka. Hadiah tendangan bebas pun diberikan kepada Spanyol, namun gagal dimaksimalkan Xavi yang maju sebagai eksekutor.

Di menit 116, Spanyol akhirnya bisa memecah kebuntuan. Iniesta yang mencetak gol lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti, setelah mendapat bola sodoran dari Fabregas.

Tak pelak gol tersebut disambut dengan meriah kubu Spanyol. Semua pemain di bangku cadangan pun mengejar Iniesta dan merayakan golnya di pinggir lapangan.

Belanda yang memiliki waktu kurang lebih empat menit berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka. Akan tetapi, hingga berakhirnya pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol tetap bertahan. SPANYOL PUN MENJADI JUARA DUNIA 2010.

Susunan Pemain:
Belanda: Stekelenburg, Van Bronckhorst (Braafheid 105), Mathijsen, Heitinga, Van der Wiel, De Jong (Van der Vaart 99), Van Bommel, Kuyt (Elia 71), Sneijder, Robben, Van Persie

Spanyol: Casillas, Capdevilla, Puyol, Pique, Sergio Ramos, Xabi Alonso (Fabregas 87), Busquets, Pedro (Navas 60), Xavi, Iniesta, Villa (Torres 106).

Video Final Piala Dunia 2010

 

Hasil akhir dan penghargaan

Hasil akhir

Piala Dunia 2010
Juara
Lambang Federasi Tim Nasional Spanyol
 Spanyol
Gelar Pertama

Penghargaan

Pemenang Sepatu Emas Pemenang Bola Emas Pemenang Sarung Tangan Emas Pemain Muda Terbaik Trofi Fair Play FIFA
Bendera Jerman Thomas Müller Bendera Uruguay Diego Forlán Bendera Spanyol Iker Casillas Bendera Jerman Thomas Müller  Spanyol

 

Source link

Source link

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Piala Dunia 2018