Connect with us

Liga Jerman

Ide Unik Untuk Patahkan Dominasi Bayern Munich Di Bundesliga

Ide Unik Untuk Patahkan Dominasi Bayern Munich Di Bundesliga


Ada gagasan untuk mengubah format kompetisi Bundesliga secara ekstrem demi mencegah Bayern terus melanjutkan superioritas mereka.

Bayern Munich kemungkinan besar akan meraih titel Bunesliga Jerman yang keenam kalinya secara beruntun dan itu semakin memperpanjang catatan dominasi mereka di kompetisi domestik.

The Bavarian saat ini nyaman di pucuk klasemen dengan keunggulan telak 18 poin atas Bayer Leverkusen di posisi kedua, dengan musim 2017/18 hanya menyisakan 13 laga maka sulit bagi tim mana pun untuk bisa mengejar.

Sepanjang gelaran Bundesliga, Bayern sukses membukukan rekor terbanyak dalam koleksi gelar yang mencapai 27 dan dalam lima musim terakhir mereka selalu keluar sebagai juara dengan selisih poin miniman 10, yang terbanyak 19 angka pada musim 2013/14 lalu.

Begitu dominannya, sampai muncul istilah unik ‘Bayernliga’ sebagai sindiran karena tak ada tim-tim lain yang mampu mengimbangi kekuatan Bayern.

Guna mematahkan dominasi Bayern, mantan penggawa mereka, Stefan Effenberg melalui kolom tulisannya di laman T-Online, mengutarakan gagasan unik yang bisa mengubah format berlangsungnya Bundesliga.

Menurutnya, dari total 18 tim yang berada di satu divisi saat ini, seharusnya dibagi menjadi dia bagian yang masing-masing berisikan sembilan tim yang akan saling berhadapan satu sama lain mulai dari awal musim hingga Natal.

Setelah itu, empat tim teratas dari kedua divisi tersebut ditambah dengan peringkat kelima terbaik, akan kembali bersaing dengan poin nol dalam sebuah kompetisi lanjutan mulai Januari guna menentukan juara.

Sedangkan klub yang tersisih di tahap sebelumnya, akan saling bertarung di ajang terpisah guna mempertahankan status di kasta tertinggi.

“[Penentuan juara] kompetisi tidak bisa terjadi pada Februari atau Maret, bahkan keputusan juara dini akan sulit muncul pada waktu itu, karena semua klub akan kembali bersaing sejak Januari dengan poin nol,” jelas Effenberg soal idenya.

“Itu akan menjanjikan antusiasme sebanyak dua kali, yang pertama adalah pertarungan memperebutkan tempat untuk grup satu [kompetisi awal], kemudian ada persaingan untuk meraih juara dan juga degradasi.”

“Peristiwa besar tersebut tidak hanya akan menarik perharian di kalangan Jerman saja, rating kompetisi juga akan meledak,” tukasnya.

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Liga Jerman