Connect with us

Liga Italia

Hina Reporter Wanita, Maurizio Sarri Minta Maaf

Hina Reporter Wanita, Maurizio Sarri Minta Maaf

Sang pelatih Napoli dianggap merendahkan martabat seorang reporter wanita saat timnya ditahan imbang Inter pada pekan lalu.

Maurizio Sarri mendapat masalah serius setelah salah satu ucapannya selepas Napoli ditahan imbang tanpa gol oleh Inter Milan dalam lanjutan Serie A Italia pekan lalu dinilai merendahkan martabar seorang reporter wanita.

Hasil imbang di Giuseppe Meazza tersebut membuat Napoli gagal menggusur Juventus di puncak klasemen dengan kini tertinggal satu poin, padahal rival mereka dalam perburuan Scudetto musim ini masih memiliki tabungan satu laga.

Selepas pertandingan, sang pelatih berusia 59 tahun tampak tak bisa mengendalikan emosinya terutama ketika mendapat pertanyaan dari Titti Improta soal semakin sulitnya peluang mengejar Juventus.

Dengan baya-bayang hasil kurang memuaskan saat menghadapi Inter, Sarri pun menjawab dengan komentar pedas: “Anda seorang wanita, Anda cantik, atas dua alasan tersebut maka saya tak akan menyuruh Anda untuk berhanti bicara.”

Sarri kemudian tampak tertawa setelah mengucapkan komentar tersebut, meski dilaporkan pelatih yang kabarnya menjadi incaran Chelsea untuk menggantikan Antonio Conte itu meminta maaf kepada sang reporter.

Hanya saja, sikap Sarri tersebut dipertanyakan oleh Ottavio Lucarelli selaku pimpinan wartawan lokal Italia, yang menyebut tindakan itu sebagai aksi yang merendahkan martabat seorang wanita.

“Itu sebuah tindakan seksism dan tak bisa diterima,” kecam Lucarelli. “Sari sudah meminta maaf, tapi respons yang diberikannya secara serius tidak hanya menggaris bawahi bahasa kasar yang tidak ditujukan kepada wanita tapi juga pers.”

“Kami solid mendukung kolega kami, Titti Improta, sekretaris Order of Campania dan presiden dari Komite Persamaan Hak di Italia, yang menerima banyak pesan dukungan dari seluruh masyarakat Italia saat ini.”

Dua tahun lalu, Sarri pernah mendapat denda sebesar €20,000 dan larangan mendampingi tim sebanyak dua laga di Coppa Italia karena menyerang pelatih lawan dengan menggunakan kata-kata yang bermuatan homofobia.

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Liga Italia