Connect with us

Liga Champions

Gol-gol yang Tak Membutuhkan Waktu Satu Menit

Gol-gol yang Tak Membutuhkan Waktu Satu Menit

Selebrasi gol 11 detik Eriksen. (Foto: REUTERS/Eddie Keogh)

Kebanyakan, satu tim membutuhkan waktu lama untuk mencetak gol. Ada yang mencetak gol di akhir babak pertama, ada yang di akhir babak kedua, ada pula yang tidak bisa mencetak gol sama sekali.

Namun, sepak bola kerap menjadi sarangnya ketidakmungkinan yang menjadi mungkin, termasuk perkara mencetak gol. Christian Eriksen membuktikannya lewat gol yang dicetak di detik ke-11 dalam laga Tottenham Hotspur melawan Manchester United, Kamis (2/1/2018) dini hari WIB, di Wembley Stadium.

Gol yang kelewat cepat bukan hanya dicetak oleh Eriksen. Gol-gol tercepat dalam sejarah sepak bola bahkan pernah dicetak dalam waktu tiga detik sejak sepak mula. kumparan merangkum sejumlah gol tercepat yang berhasil dicetak walau pertandingan belum berjalan selama satu menit.

1. Marc Burows (2,5 detik: Cowes Sports Res. vs Eastleigh Res)

Walaupun gol ini tercipta dalam laga amatir, ceritanya menjadi menarik karena raihan Marc Burows berhasil menyingkirkan rekor gol yang diciptakan oleh Ricardo Oliveira sebagai pencetak gol tercepat.

Tahun 1998, Oliveira mencetak sejarah sebagai pencipta gol tercepat. Dalam laga di kompetisi liga Uruguay, Rio Negro vs Soriano Interior, Oliveira mencetak gol di detik ke 2,8. Gol ini mencatatkan namanya di Guiness World Record sebagai pencetak gol tercepat. Namun, rekornya ini hanya bisa bertahan sampai tahun 2004.

3 April 2004, Burows mencetak sejarah baru. Berlaga untuk Cowes Sports, ia berhasil mencetak gol di detik ke-2,5. dalam lanjutan kompetisi Sydenhams Wessex League Combination, sebuah kompetisi amatir di Inggris.

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengetahui catatan ini setelah John Sorrell yang waktu itu bertugas sebagai wasit yang memimpin jalannya pertandingan, menyerahkan laporan pertandingan.

Sesaat setelah sepak mula, Burows melihat kiper lawannya berdiri di titik penalti. Menerima tendangan bola dari rekannya, Burows langsung mengarahkan tembakan ke arah gawang. Tembakan itu melambung melewati kiper yang pasti tak menyangka gawangnya bakal mendapat serangan secepat itu.

Antara percaya dan tidak, Burows merayakan gol itu dengan selebrasi effortless. Ia hanya mengangkat kedua tangannya dan tertawa bersama teman-temannya. Kabarnya, gol yang super cepat itu juga dibantu oleh faktor non-teknis, angin.

2. Alan Shearer (10 detik: Newcastle United vs Manchester City)

 

Alan Shearer adalah legenda bagi Newcastle United. Salah satu golnya pun menjadi legenda karena termasuk yang tercepat di ajang Premier League.

18 Januari 2003, Newcastle bertanding menjamu Manchester City. Proses golnya dimulai saat Shearer memanfaatkan blunder pemain lawan. Beberapa saat setelah sepak mula, bek City, Steven Caldwell, mengoper bola ke kiper Carlo Nash.

Peluang itu tidak disia-siakan Shearer. Nash yang tidak siap dengan terjangan Shearer tidak berhasil mempertahankan bola yang ada di kakinya. Tanpa kesulitan, Shearer berhasil mencetak gol ke gawang tanpa kawalan berarti.

3. Roy Makaay (10,12 detik: Bayern Muenchen vs Real Madrid)

 

Laga yang melibatkan dua klub raksasa memang kerap jadi perbincangan. Namun, pertandingan Liga Champions 2007 antara Bayern Muenchen dan Real Madrid menjadi satu dari sejumlah pertandingan yang sulit dilupakan. Di pertandingan ini, pemain Muenchen, Roy Makaay, mencetak gol di detik ke-10.

Awalnya, Bayern kalah 2-3 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu pada leg pertama. Bayern pun setidaknya butuh satu gol tanpa kebobolan untuk lolos ke perempat final.

Empat pemain Bayern langsung berada di daerah Madrid begitu kick-off dilakukan Raul Gonzalez dan kawan-kawan. Kepungan ini membikin Roberto Carlos panik dan kehilangan bola. Hasan Salihamidzic yang menempel ketat Carlos menyisir sisi kiri pertahanan Madrid.

Umpan silang dikirim ke Roy Makaay yang langsung menendang bola ke pojok kiri gawang yang dikawal oleh Iker Casillas. Gol itu terjadi saat pertandingan baru berumur 10 detik dan menjadi yang tercepat di Liga Champions.

Gol itu mengawali kemenangan 2-1 Bayern atas Madrid. Agregat memang sama 4-4, tetapi Bayern lolos ke perempat final karena unggul produktivitas gol tandang.

4. Hakan Sukur (10,89 detik: Korea Selatan vs Turki)

 

Sepak bola memang gemar mempertontonkan hal-hal ajaib. Berbicara untuk kompetisi sekelas Piala Dunia, setiap pemain pasti akan bertanding mati-matian membela negaranya. Namun, di dalam rentetan usaha keras itu pun, Piala Dunia punya catatan sejarah perihal gol tercepat di dunia. Tak butuh satu menit, hanya 10,89 detik.

Gol ini dicetak oleh legenda sepak bola Turki, Hakan Sukur. Pada 29 Juni 2002, Turki berhadapan dengan Korea Selatan demi merebut tempat ketiga di Piala Dunia yang menunjuk Korea Selatan sebagai tuan rumah.

Berlaga di Stadion Daegu World Cup, sejarah dicetak karena memanfaatkan blunder bek Korea Selatan, Hong Myung-Bo. Awalnya, Hong Myung-Bo bermaksud untuk mengoper bola ke kiper mereka, Lee Won-Jae.

Alih-alih sampai ke kiper, Ilhan Mansiz justru berhasil mencuri bola dan meneruskannya ke Hakan Sukur. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper, Sukur yang waktu itu tercatat sebagai pemain Parma, melesakkan tembakan dengan kaki kanannya.

Gol itu menjadi pembuka kemenangan Turki. Di pertandingan ini, Turki berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-2.

5. Jesus Navas (13 detik: Manchester City vs Tottenham Hotspur)

 

Pada 23 November 2013, Tottenham Hotspur takluk di tangan Manchester City. Tak hanya takluk, mereka babak-belur dihantam enam gol tanpa balas.

Gempuran City sudah dimulai bahkan tak sampai satu menit setelah sepak mula. Gol ajaib yang terjadi di detik ke-13 ini terjadi akibat kesalahan kiper Spurs saat itu, Hugo Lloris, dalam membuang bola. Alih-alih mengamankan gawang, bola tadi justru jatuh ke kaki Sergio Auguero.

Berhadapan dengan kiper, Aguero langsung melesakkan sepakan keras ke arah gawang. Beruntung, sepakan itu berhasil ditepis oleh Lloris.

Namun, keberuntungan tak sering datang dua kali. Jesus Navas berhasil menangkap bola muntahan tadi. Tak ingin kehilangan momentum, pemain asal Spanyol ini langsung melepaskan tembakan ke gawang. Akibatnya, gol cepat ini menjadi pembuka keran gol Manchester City di sepanjang pertandingan.

6. Dwight Yorke (13 detik: Aston Villa vs Coventry City)

Dwight Yorke mencetak sejarah dalam perhelatan Aston Villa ke Coventry City tanggal 30 September 1995.

Mark Draper melakukan sepak mulanya dengan melepaskan Ian Taylor yang ada di area kanan. Operan yang diterima Taylor ini diteruskan lewat umpan silang ke arah Yorke.

Kosongnya area pertahanan lawan membikin Yorke bergerak bebas. Umpan Taylor itu diteruskan dengan sundulan ke arah gawang. Gol di detik 13 ini menjadi gol pembuka kemenangan 3-0 Aston Villa.

Source link

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Liga Champions